Skip to main content

Posts

Indonesia si Macan Asia yang Tak Berdaya

Indonesia adalah Macan Asia stidaknya julukan ini sempat terlontar saat jaman Orde Baru lalu, ungkapan seolah yang menunjukan berapa penting dan besarnya Indonesia masa itu dengan pembangunannya, kebebesan mungkin sedikit terkekang kala itu, tapi setidaknya dunia mengakui Indonesia sebagai Macan. Sekarang apa kabar? Dunia menyebut Indonesia sebagai Negara yang mempunyai potensi untuk menjadi salah satu pusat ekonomi dunia, sejajar dengan Cina dan India, tapi hanya berpotensi, sekali lagi hanya berpotensi.  Sebuah potensi yang entah kapan akan menjadi nyata. Indonesia itu Macan Asia, julukan yang pantas jika kita tengok dari segi kekayaan Alam, Hampir disetiap Penjuru Indonesia mempunyai sumber daya yang bisa dimanfaatkan menjadi sumber penghasilan mulai dari Sumber Daya Alam yang bisa diperbaharui hingga sumber daya alam yang tak bisa diperbaharui, mulai dari sumber daya pertanian hingga sumber daya di sektor pertambangan. Mari tengok Brunei Darusalam Negara kecil yan...

Aku, Mimpi-mimpiku dan Dunia Harapanku

sumber foto: https://jadihafal.wordpress.com Dunia Harapanku kembali terlihat ditengah perjalananku menapaki ruangan kosong yang seolah tak berujung. Dia begitu dekat persis dihadapanku, mungkin cukup hanya satu hingga dua langkah pasti saja dia dapat ku raih. Namun ketika langkah pertama telah menapaki lantai kasarnya, aku kembali tersadar bahwa Dunia Harapanku berada diseberang kaca tebal yang diapit oleh tembok yang begitu kuat. Tembok yang tersusun kokoh dengan aneka bahan penyusunyang saling menguatkan. Mulai dari tumpukan Mimpi-mimpiku, susunan harapan dari orang-orang sekitarku, hingga dosa-dosaku yang seolah menjadi penguat bagi susunan tembok tersebut. Ruang ini mungkin terlalu luas untuk saya arungi, bukan labirin yang berderet yang memiliki pintu-pintu tak pasti. Tapi ruang kosong yang begitu luas sehingga batasnyapun tak terlihat. Aku berada tepat disamping tembok salah satu sisinya, yang memanjang begitu panjang dikiri dan kananku yang ujungnyapun tak terlihat...

Organisasi ?. Seharusnya Bersaing dengan Karya

sumber foto: kompasiana.com Indonesia butuh Organisasi yang banyak untuk menopang upaya pembangunan  ke  arah Negara yang maju. Indonesia butuh Organisasi Keagamaan untuk menopang kehidupan beragama dalam upaya pembangunan Indonesia. Indonesia butuh organisasi-organisasi lain yang berjuang sesuai dengan fungsinya masing-masing. Kita tak perlu jauh menengok skala nasional. Mari tarik perhatian ke unsur terkecil dari sebuah struktur Negara bernama Dusun/Kampung.Organisasi yang banyak dalam suatu kampung itu merupakan sesuatu yang baik, karena kondisi itu menunjukan kondisi masyarakat yang sadar akan pentingnya sebuah sistem dalam tatanan masyrakat kecil, sebuah sistem yang seharusnya dijadikan sebagai langkah awal untuk meningkatkan kualitas masyarakat kampung itu sendiri baik kualitas infrastruktur fisik ataupun kualitas Sumber Daya Manusia. Selain itu banyaknya organisasi juga menunjukan bahwa adanya kesadaran anak-anak muda untuk mulai berkarya untuk kampungnya sendi...

Kuliah. Mending Kampus Negeri atau Swasta?

Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Bakrie 2013-2014 Assalamu’alaykum.. O retan ngasal tanpa dasar ilmiah kali ini saya akan menulis tentang sesuatu yang  insyaAllah bisa jadi bahan pertimbangan buat teman-teman SMA yang lagi asik mencari universitas tujuan untuk melanjutkan pendidikan. Mungkin oretan ngasal in i rada terlambat karena kalo tidak salah beberapa siswa/i sudah mulai mendaptar di beberapa universitas ternama dalam negeri melalui jalur SMPTN Undangan. T et api jika saya boleh membela diri bahwa tulisan ini sengaja dibuat pada masa ketika teman-teman SMA telah mendaftar di beberapa universitas (padahal baru terinspirasi nulis 1 minggu yang lalu, hehe). Sebelum membahas lebih jauh tentang alasan-alasan yang bisa menjadi pertimbangan buat teman-teman, saya ingin mengkonfirmasi atau menanyakan beberapa hal dulu. Pertama adalah saya pingin kita sama-sama sepakat bahwa semua dari kita pingin jadi orang yang luar biasa, bukan biasa-biasa saja. Jika anda in...

Branding Kampung, Perlu atau Tidak

sumber fotoaa; http://www.myadroit.com Assalamu’alaykum semeton.. Kali ini saya akan mencoba menuliskan tentang konsep pengembangan kampung, konsep ini masih terkait erat dengan dua tulisan saya sebelumnya tentang konsep pengembangan desa atau kampung . Jika tempo hari saya menulis tentang salah satu cara untuk mengembangkan sebuah desa yang condong pada analogi pengelolaan sebuah desa seperti sebuah perusahaan, kali ini masih sama saya akan mencoba menganalogikan peroses atau pola pengembangan sebuah desa sperti sebuah perusahaan. Pada tulisan sebelumnya saya menulis tentang salah  satu sumberdaya paling penting dalam pengelolaan sebuah desa atau kampung yang kemudian dibagi menjadi tiga jenis yaitu Konseptor, eksekutor, dan legislator. Sekarang mari kita anggab bahwa tiga unsur tersebut telah terpenuhi (walaupun dalam peraktik yang saya coba terapkan sekarang masih sangat sulit krena alasan beberapa faktor). Kali ini saya akan mencoba membahas tentang salah satu...

Aku Ingin Sperti Dia

Aku ingin seperti dia yang bisa kuliah luar negeri dengan setatus beasiswa. Aku ingin seperti dia yang bisa kerja di perusahaan ternama di Indonesia. Aku ingin seperti dia yang sukses membangun bisnis start up dengan omset ratusan juta. Aku ingin seperti dia yang hapal Al-Qur’an dalam waktu satu bulan saja. Aku ingin seperti dia bisa menikah di usia muda. Aku ingin seperti dia yang punya pacar cantik dimana-mana. Aku ingin seperti dia hidup bahagia bersama pujaan hatinya. Dan aku.... ingin seperti dia...... yang... Setiap dari kita pasti mempunyai keinginan untuk menjadi seperti dia, iya seperti dia, orang atau tokoh yang terkadang membuat kita berdecak kagum. Seperti dia, orang atau tokoh yang terkadang membuat kita iri akan keberhasilannya. Seperti dia, orang atau tokoh yang terkadang kita ingin lebih baik darinya. Terkadang keinginan itu semakin besar dan semakin besar setelah kita mendengar pujian dari orang sekitar kita akan dia. Terkadang,,, keingi...

Tiga Unsur Kunci Menuju Desa Mandiri

Sebelum membahas tentang tiga unsur penting dalam upaya membangun Desa Mandiri, saya akan terlebih dahulu membahas tentang makna dari desa mandiri itu sendiri menurut saya pribadi. Seperti tulisan-tulisan ngasal saya sebelumnya tentang pola atau cara pengembangan sebuah desa yang akan berdampak langsung pada terbentuknya negara yang maju, kali ini saya juga akan mengibaratkan atau menganalogikan Desa sebagai sebuah perusahaan. Jika teman-teman bertanya kepada saya apakah sesuai atau cocok kita menganalogikan desa sebagai sebuah perusahaan. Saya akan jawab iya, karena pada prinsipnya Desa maupun perusahaan merupakan sebuah organisasi yang di dalamnya terdapat struktur pengurus dan mempunyai tujuan. Sekarang mari kita bahas tentang desa mandiri. Sebuah perusahaan dikatakan maju apabila dia mampu memberikan kesejahteraan bagi shareholder dan tentunya kesejahteraan bagi karyawannya. Saya rasa desa mandiri juga seperti itu harus mampu memberikan kesejahteraan bagi shareholder (mas...